Mahasiswa Program Studi D4 Teknik Elektro Industri UNP Lolos Student Exchange Program ke Guiyang, Tiongkok

Padang, Juni 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknik Elektro Industri Universitas Negeri Padang (UNP). Mahasiswa terbaik, Aidhil Rivaldi, berhasil lolos seleksi Student Exchange Program UNP–Guiyang 2026 yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 Juni hingga 3 Juli 2026 di Guiyang, Republik Rakyat Tiongkok. Keberhasilan tersebut menjadikannya sebagai bagian dari 20 mahasiswa terpilih dari berbagai fakultas di lingkungan UNP yang akan mengikuti program pertukaran mahasiswa internasional tersebut.

Program Student Exchange UNP–Guiyang merupakan salah satu bentuk implementasi internasionalisasi pendidikan tinggi yang bertujuan memperluas wawasan global mahasiswa, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi internasional. Selama mengikuti program, para peserta akan memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan akademik internasional sekaligus mengenal budaya, teknologi, dan perkembangan pendidikan di Tiongkok.

Dalam wawancara yang dilakukan menjelang keberangkatan, Aidhil Rivaldi mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena berhasil lolos pada program yang sangat kompetitif tersebut. “Kesempatan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saat ini saya sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris, mempelajari budaya dan etika masyarakat Tiongkok, serta memperdalam wawasan mengenai teknologi industri yang relevan dengan bidang Teknik Elektro. Saya berharap dapat membawa pengalaman dan pengetahuan baru yang nantinya bisa dibagikan kepada teman-teman di kampus,” ujar Aidhil.

Kepala Program Studi D4 Teknik Elektro Industri Dr. Muldi Yuhendri, S.Pd., M.T memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Aidhil Rivaldi yang berhasil menembus seleksi program internasional tersebut. Menurut beliau, capaian ini merupakan bukti bahwa mahasiswa Program Studi D4 Teknik Elektro Industri memiliki kompetensi yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

“Kami sangat bangga atas keberhasilan Aidhil. Program pertukaran mahasiswa internasional seperti ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperluas wawasan global, meningkatkan kemampuan akademik, serta membangun jejaring internasional. Kami berharap mereka dapat menjadi representasi terbaik Program Studi D4 Teknik Elektro Industri dan membawa pulang pengalaman yang bermanfaat untuk pengembangan program studi,” tuturnya.

Kepala Departemen Teknik Elektro UNP, Dr. Mukhlidi Muskhir, S.Pd., M.Kom , turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada kedua mahasiswa yang berhasil lolos dalam program tersebut. Beliau menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan internasional merupakan indikator meningkatnya kualitas pendidikan dan daya saing lulusan Departemen Teknik Elektro.

“Keikutsertaan mahasiswa dalam Student Exchange Program ke Guiyang merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Pengalaman internasional akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa, baik dari sisi akademik, keterampilan komunikasi, maupun kemampuan beradaptasi dalam lingkungan global. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan memanfaatkan berbagai peluang internasional yang tersedia,” ungkap Mukhlidi Muskhir.

Keberhasilan Aidhil Rivaldi menjadi bukti nyata komitmen Program Studi D4 Teknik Elektro Industri dan Departemen Teknik Elektro UNP dalam mendukung program internasionalisasi mahasiswa. Melalui berbagai program mobilitas internasional, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi global, memperluas wawasan budaya, serta meningkatkan daya saing lulusan di era industri dan teknologi yang semakin terhubung secara global.

Selamat kepada Aidhil Rivaldi atas pencapaian yang membanggakan ini. Semoga sukses mengikuti Student Exchange Program UNP–Guiyang 2026 dan membawa nama baik Program Studi D4 Teknik Elektro Industri serta Universitas Negeri Padang di kancah internasional.